Wy/id/Banyuwangi

Reset GPX untuk halaman ini
From Wikimedia Incubator
< Wy‎ | id
Wy > id > Asia > Asia Tenggara > Indonesia > Jawa > Jawa Timur > Banyuwangi
Wy/id/Banyuwangi

Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi

Banyuwangi adalah sebuah kota di bagian timur Jawa Timur di Indonesia.

Pahami[edit | edit source]

Banyuwangi berada di ujung timur Pulau Jawa, dan terkenal karena layanan feri dari daerah ini dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk (Bali). Banyuwangi juga merupakan pintu gerbang menuju titik pemandangan gunung berapi yang menakjubkan di Dataran Tinggi Ijen serta jalur akses utama ke Taman Nasional Baluran, tempat berselancar terkenal di dunia di G-Land (Grajagan), dan daerah terpencil Taman Nasional Alas Purwo.

Pusat informasi[edit | edit source]

  • Pusat Informasi Wisatawan, Pelabuhan Ketapang (ASDP), Jl Gatot Subroto, Ketapang.
  • Kantor Pusat Taman Nasional Alas Purwo, Jl A Yani 108, +62 333 428675.


Menuju kesini[edit | edit source]

Dengan pesawat[edit | edit source]

Banyuwangi dilayani oleh Bandar Udara Blimbingsari. Wings Air memiliki satu penerbangan harian ke Surabaya. Mulai 1 Mei 2014, Garuda Indonesia mulai terbang antara Denpasar, Bali ke Banyuwangi, dan dari Banyuwangi ke Surabaya.

Dengan kereta[edit | edit source]

Dengan bus[edit | edit source]

  • Sri Tanjung (2 km di selatan Pelabuhan Ketapang), +62 333 510635. Terminal bus utama. Surabaya dapat dicapai melalui jalan darat, dan bus memakan waktu sekitar 6 jam dengan panjang perjalanan 285 km.


Dengan feri[edit | edit source]

Dengan mobil[edit | edit source]

Dari Denpasar ke Banyuwangi (via Gilimanuk) memakan waktu 3-4 jam. Kalau dari Jakarta, memakan waktu 15 jam.

Lihat[edit | edit source]

Watu Dodol

Watu Dodol[edit | edit source]

Watu Dodol merupakan batu karang berwarna hitam yang sangat keras serta memiliki bentuk yang unik, yaitu bagian atasnya lebih besar daripada dasarnya. Pada bagian selatan sisinya, tumbuh sebatang pohon kelor yang menambah keunikan batu tersebut. Meskipun dulu terlihat angker, tetapi kini Watu Dodol terlihat asri karena dihiasi taman sebagai jalur hijau.

Patung Gandrung[edit | edit source]

Patung Gandrung (tarian khas Banyuwangi) dengan tulisan Selamat Datang di Kabupaten Banyuwangi menjadi penghias gerbang masuk ke Kabupaten Banyuwangi.

Sumur Air Tawar[edit | edit source]

Sumur air tawar berlokasi di area Pantai Watu Dodol. Penduduk setempat membatasinya dengan dinding yang terbuat dari batu. Air tawar yang dikeluarkan dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Gua Jepang[edit | edit source]

Gua Jepang digunakan sebagai benteng pertahanan pada masa Perang Dunia II serta digunakan untuk mengawasi setiap kapal yang melintasi Selat Bali. Gua tersebut menghubungkan pintu gua dari sisi bukit menuju ke pintu gua di puncaknya. Kondisi gua kini kurang terawat dan tertutupi semak-semak sehingga sulit untuk ditemukan, kecuali bagi orang yang sudah mengetahui dengan pasti lokasinya.

Wisata dan Peristirahatan Tepi Pantai[edit | edit source]

Pantai Watu Dodol dilengkapi tempat peristirahatan sementara bagi pengendara yang melintasi jalur Situbondo-Banyuwangi. Kawasan wisata pantai ini dilengkapi fasilitas parkir yang luas, warung-warung yang menyediakan makanan khas Banyuwangi, toko-toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dan telepon seluler, kamar mandi bagi wisatawan yang bermain di pantai, dan persewaan perahu nelayan untuk ke tengah laut. Lokasi pantai cukup rindang karena banyak ditumbuhi pepohonan. Selain dibatasi laut di sebelah timur, lokasi wisata juga langsung berbatasan dengan bukit dan hutan, serta dekat dengan lokasi Watu Dodol.

Makam di Puncak Bukit[edit | edit source]

Terdapat sepasang makam pada puncak bukit yang berlokasi tepat di belakang pantai Watu Dodol (sisi barat Watu Dodol). Sepasang makam tersebut dikeramatkan oleh berbagai kalangan, yaitu para penduduk setempat maupun orang-orang dari luar daerah Banyuwangi. Tidak jarang ada beberapa orang yang bertapa di lokasi makam tersebut.

Kondisi makam terawat baik. Sebuah kanopi bergaya China serta lantai bertegel putih menambah kebersihan dan keindahannya. Untuk masuk ke lokasi makam, disediakan tempat parkir luas yang dapat memuat belasan mobil. Jalan masuk menuju makan dibangun dengan batu serta kavling untuk mempermudah perjalanan pengunjung.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan laut serta Watu Dodol dari puncak bukit, atau menikmati keasrian hutan yang dipenuhi satwa liar di sisi yang lain.

Ciri khas budaya China kembali ditunjukkan dengan adanya sebuah kuil kecil di sisi makam yang ditujukan kepada Dewa Bumi Tu Di Gong serta dilengkapi wadah untuk menancapkan hio.

Upacara Puter Kayon[edit | edit source]

Upacara atau Ritual Puter Kayon merupakan sebuah festival penduduk setempat yang biasa dilakukan seusai Lebaran. Upacara tersebut merupakan perwujudan syukur penduduk setempat karena dapat melaksanakan Lebaran serta mengenang jasa Buyut Jakso, sesepuh yang pertama kali membuka Kampung Boyolangu. Upacara dimulai dengan mengarak tumpeng dan sesajian dari Boyolangu ke Pantai Watu Dodol. Sesajian selanjutnya dilarungkan ke laut sementara tumpeng dimakan bersama-sama.

Makan[edit | edit source]

Penjaja dengan onde-onde segar (bola wijen) di pelabuhan feri.

Warung makanan bertebaran di pinggir jalan Banyuwangi. Pada malam hari, banyak warung dapat ditemukan di sisi barat laut taman Taman Blambangan dan juga di taman yang lebih kecil di dekatnya, di sebelah Masjid Agung Baiturrahman.

Minum[edit | edit source]

Tidur[edit | edit source]

Terhubung[edit | edit source]

Tujuan berikutnya[edit | edit source]

-8.21861111; 114.366944Map mag.png
Info talk.png
Panduan wisata ini mungkin tidak menampilkan seluruh halaman utuh, karena panduan ini merupakan rintisan. Anda dapat membantu Wikiwisata dengan mengembangkan panduan ini hingga sempurna