Wy/bew/Pariaman
Pariaman adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota ini berjarak sekitar 56 km dari Kota Padang atau 25 km dari Bandara Internasional Minangkabau. Pada tahun 2021, jumlah penduduk kota ini sebanyak 95.519 jiwa.[1] Pariaman merupakan daerah penyangga dari pengembangan wilayah metropolitan Palapa.[2]
Menuju ke sini
[edit | edit source]Jalur darat
Perjalanan dari Kota Padang menuju Kota Pariaman dapat ditempuh melalui jalur alternatif yang melewati sisi belakang Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Rute ini umumnya lebih lancar dan efisien dibandingkan jalur utama menuju Bukittinggi.
Rincian Rute:
Titik awal perjalanan dimulai dari kawasan Pasar Lubuk Buaya, Kota Padang.
Perjalanan dilanjutkan ke arah flyover Bandara Internasional Minangkabau, melalui jalur utama yang terdiri dari dua lajur.
Di simpang dekat pintu masuk bandara, ambil belokan ke kanan mengikuti petunjuk arah menuju Padang Pariaman (jalan lurus menuju bandara, belok kanan ke Pariaman).
Jalur ini akan melewati perlintasan kereta api Minangkabau Express dan stasiun bandara di sisi kiri jalan.
Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan melalui kawasan belakang bandara yang kini telah beraspal dengan kondisi jalan yang baik.
Landmark dan Titik Penting di Sepanjang Rute:
Politeknik Pelayaran Sumatera Barat (Poltekpel Sumbar) Sekolah tinggi pelayaran ini merupakan titik referensi penting. Sebelumnya, jalan di kawasan ini berupa tanah dan rawan banjir, namun kini telah diaspal dan lebih nyaman dilalui.
Pantai Tiram Salah satu objek wisata populer di wilayah ini. Terletak di sisi kiri jalan, dengan gerbang masuk yang jelas terlihat.
Penangkaran Penyu Area konservasi penyu yang berada tidak jauh dari Pantai Tiram.
Ekowisata Hutan Mangrove Green Talao Park Objek wisata edukatif yang menawarkan pengalaman menyusuri hutan mangrove. Terletak di sisi kiri jalan, ditandai dengan belokan khusus ke arah lokasi.
Masjid Syekh Burhanuddin di Ulakan Masjid bersejarah dan pusat spiritual masyarakat setempat, didedikasikan untuk ulama Syekh Burhanuddin, penyebar Islam di wilayah ini.
Sentra Kuliner Sala Lauak Di sepanjang jalan menuju pantai, pengunjung dapat menemukan banyak penjual "sala lauak", camilan khas berbahan dasar seafood.
Pantai Kata Objek wisata utama di Pariaman, dengan fasilitas parkir luas dan suasana pantai yang bersih. Pantai ini rencananya akan dinamai ulang menjadi Pantai Ma’ruf Amin, sebagai penghormatan atas kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Jika melanjutkan perjalanan dari Pantai Kata, wisatawan dapat mencapai Pantai Cermin dan Pantai Gondoriah, dua destinasi pantai lainnya yang populer di Kota Pariaman.[3]
Jalur Kereta
Kereta Api Sibinuang: Kereta api ini melayani rute Padang-Pariaman dengan beberapa kali keberangkatan setiap hari.
Stasiun Pariaman: Stasiun Pariaman merupakan stasiun pemberhentian utama di kota ini.
Referensi
[edit | edit source]- ↑ https://palitosumbar.kemdikbud.go.id/kota-kabupaten/5/kota-pariaman.html#:~:text=Pariaman%20adalah%20sebuah%20kota%20yang,kota%20ini%20sebanyak%2095.519%20jiwa.
- ↑ Efendi, Feni; Weriantoni (2024). Kota Pariaman: Kota Pantai dengan Potensi Pariwisata, Perdagangan, Pendidikan, dan Perkembangan Sosial serta Ekonomi Pembangunan. Payakumbuh: Penerbit Fahmi Karya. ISBN 978-623-8646-36-4.
- ↑ https://www.youtube.com/watch?v=ryZnwWBuCnk