Wp/mad/Mamaca
Mamaca paneka sala settong jenis seni vokal dhari /Madura se emainagih sareng dua oreng pamain enggi paneka pambawa lagu ban peneges.
Peneges enggi paneka oreng se ejelasagih makna dhari lagu se anyanyiagih pambawa lagu. Fungsi laen peneges jugan kaangguy nerjemaagih tembang se eyocapagi kalaban /bhesa Kawi de /bhesa Madura.
- Cara membawakannya ngangguy gaya tekanan bahasa pada ban aksen dalang e dalam pertunjukan wayang. Selama orang memaca yang diungkapkan melalui lelagon selalu diiringi seruling, gambang, dan alat gamelan lain yang dibunyikan dengan samara – samara dengan tujuan suara pembaca menjadi lebih dominan. Setelah menyelesaikan beberapa bait akan diselingi dengan gending – gending yang dimainkan menggunakan seluruh instrument gamelan. Cirri khas yang paling menonjol adalah suara si penembang yang diembat – embat (fibratis) berkepanjangan seakan – akan tidak ada putus – putusnya antara bagian – bagian kalimat lagu satu dengan lainnya. Macapat versi Madura lakar lebih nonjolaghi segi lagu dari pada isinya. - Jenis lagu mamaca antara lain : Artatê (Jawa : Dhandanggula), Kasmaran (Jawa : Asmarandhana), Sênom (Jawa : Sinom), Salangêt (Jawa : Kinanthi).